Diterpa Konflik Israel-Hamas hingga Perang Rusia-Ukraina, Ketahanan Energi RI Dinilai Lemah

Rabu, 18 Oktober 2023 - 16:31 WIB
Ketahanan energi Indonesia bakal diuji seiring dinamika geoekonomi dan geopolitik global, mulai dari perang Rusia-Ukraina hingga konflik Hamas-Israel yang saat ini memanas. Foto/Dok
JAKARTA - Ketahanan energi Indonesia bakal diuji seiring dinamika geoekonomi dan geopolitik global, dimana pasar minyak dunia ikut bergejolak. Anggota Dewan Energi Nasional atau DEN sisi Konsumen Eri Purnomohadi mengakui, bahwa ketahanan energi di Indonesia belum kuat.

Baca Juga: Harga BBM Pertalite Berpotensi Naik, Pertamax Bisa di Atas Rp14.000



Padahal menurutnya, ketahanan energi dalam negeri merupakan hal yang paling utama untuk dipenuhi. Dikatakan Eri, ketahanan energi yang belum kuat itu terlihat ketika adanya perang antara Rusia-Ukraina serta yang saat ini memanas yaitu Hamas-Israel.

“Perang Rusia-Ukraina apalagi Palestina-Israel membuat energi terganggu, meningkatnya ICP (Indonesian Crude Price) minyak, gas dan memang ketahanan energi yang lebih utama dalam negeri adalah sumber kemandirian energi dalam negeri,” jelas Eri di Jakarta, Rabu (18/10/2023).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!