Tantangan Terbesar UKM, Keterbatasan Modal sampai Akses Pasar
Sabtu, 28 Oktober 2023 - 21:41 WIB
UKM berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - Usaha Kecil dan Menengah ( UKM ) telah lama menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan memainkan peran penting dalam mengatasi pengangguran. Data terbaru mengungkapkan bahwa lebih dari 62 juta bisnis beroperasi di Indonesia dengan 99% dikategorikan sebagai bisnis skala mikro.
Bidang usaha ini yang secara signifikan mempekerjakan jutaan orang Indonesia, memberikan peluang kerja yang membantu mengatasi masalah pengangguran di Indonesia, seperti yang dilaporkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) kini berjumlah lebih dari 8,4 juta orang. Namun demikian, UKM itu sendiri menghadapi berbagai tantangan yang harus dihadapi.
Baca Juga: Menteri Teten Dorong RUU Perkoperasian Segera Disahkan DPR
Evermos, salah satu connected commerce, telah merilis Sustainability Report perdananya dengan tema Fostering Local Culture. Melalui risetnya, laporan ini menyoroti tantangan-tantangan yang dihadapi oleh UKM dan para calon entrepreneur, di antaranya terkait skala bisnis, lokasi bisnis yang jauh dari kota besar, keterbatasan pengalaman manajerial, keterbatasan modal awal, dan akses kepada pasar yang terbatas.
Bidang usaha ini yang secara signifikan mempekerjakan jutaan orang Indonesia, memberikan peluang kerja yang membantu mengatasi masalah pengangguran di Indonesia, seperti yang dilaporkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) kini berjumlah lebih dari 8,4 juta orang. Namun demikian, UKM itu sendiri menghadapi berbagai tantangan yang harus dihadapi.
Baca Juga: Menteri Teten Dorong RUU Perkoperasian Segera Disahkan DPR
Evermos, salah satu connected commerce, telah merilis Sustainability Report perdananya dengan tema Fostering Local Culture. Melalui risetnya, laporan ini menyoroti tantangan-tantangan yang dihadapi oleh UKM dan para calon entrepreneur, di antaranya terkait skala bisnis, lokasi bisnis yang jauh dari kota besar, keterbatasan pengalaman manajerial, keterbatasan modal awal, dan akses kepada pasar yang terbatas.
Lihat Juga :