GOTO Batalkan Rencana IPO di Luar Negeri, Pede Punya Kas Rp25 Triliun

Senin, 30 Oktober 2023 - 18:26 WIB
Sedangkan untuk pendapatan bruto Perseroan tumbuh 1% year-on-year mencapai Rp6,0 triliun, didukung penghematan beban insentif dan pemasaran produk sebesar 36% year-on-year atau setara dengan Rp2,1 triliun untuk kuartal III ini.

Margin kontribusi Grup tetap positif untuk tiga kuartal berturut-turut, yaitu 0,75% sebagai persentase GTV tumbuh 149bps year-on-year dan 2bps dibandingkan kuartal sebelumnya (quarter-on-quarter) mencapai Rp1,1 triliun.

Di samping itu, perseroan memiliki kas dan neraca yang solid, dengan kas, setara kas, dan deposito jangka pendek senilai Rp25,2 triliun pada tanggal 30 September 2023.

Baca Juga: Pendapatan Naik 102 Persen, GOTO Masih Tekor Rp7,2 Triliun

Tingkat penggunaan bersih kas (Net Cash Burn) berkurang 76% dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga Perseroan memiliki modal lebih dari cukup untuk menjalankan kegiatan bisnisnya dan mengeksekusi rencana saat ini. Melihat kondisi pertumbuhan kinerja Perseroan dan posisi kas tersebut itulah yang membuat GOTO membatalkan rencana IPO Internasional.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!