Awas! Perang Israel-Hamas Bisa Merugikan Ekonomi Global Rp31.183 Triliun
Sabtu, 04 November 2023 - 07:56 WIB
WTO juga memangkas perkiraan untuk pertumbuhan perdagangan global tahun 2023 menjadi 0,8% dari perkiraan sebelumnya 1,7%, mengutip perlambatan manufaktur yang semakin dalam.
Baca Juga: Diguncang Perang dan Krisis Politik, Seberapa Kuat Ekonomi Israel
Kondisi memanasnya Timur Tengah diterangkan bakal memicu ketidakpastian, yang membebani keputusan investasi dan dapat mencegah bisnis berkembang ke pasar negara berkembang. Biaya pinjaman telah melonjak, dan perusahaan di beberapa negara, dari Brazil hingga China diperkirakan akan mengalami kesulitan membiayai kembali utang mereka.
Pada saat yang sama, pasar negara berkembang seperti Mesir, Nigeria, dan Hungaria telah mengalami masa-masa terburuk akibat Pandemi, menurut sebuah perusahaan konsultan, Oxford Economics. Hingga efeknya diperkirakan bakal menghasilkan pertumbuhan lebih rendah daripada yang diproyeksikan.
Konflik di Timur Tengah serta ketegangan ekonomi global juga dapat meningkatkan arus migran yang menuju ke Eropa dari wilayah itu dan Afrika Utara. Uni Eropa, yang tertatih-tatih di ambang resesi, berada di tengah-tengah negosiasi dengan Mesir mengenai peningkatan bantuan keuangan dan pengendalian migrasi.
Baca Juga: Diguncang Perang dan Krisis Politik, Seberapa Kuat Ekonomi Israel
Kondisi memanasnya Timur Tengah diterangkan bakal memicu ketidakpastian, yang membebani keputusan investasi dan dapat mencegah bisnis berkembang ke pasar negara berkembang. Biaya pinjaman telah melonjak, dan perusahaan di beberapa negara, dari Brazil hingga China diperkirakan akan mengalami kesulitan membiayai kembali utang mereka.
Pada saat yang sama, pasar negara berkembang seperti Mesir, Nigeria, dan Hungaria telah mengalami masa-masa terburuk akibat Pandemi, menurut sebuah perusahaan konsultan, Oxford Economics. Hingga efeknya diperkirakan bakal menghasilkan pertumbuhan lebih rendah daripada yang diproyeksikan.
Konflik di Timur Tengah serta ketegangan ekonomi global juga dapat meningkatkan arus migran yang menuju ke Eropa dari wilayah itu dan Afrika Utara. Uni Eropa, yang tertatih-tatih di ambang resesi, berada di tengah-tengah negosiasi dengan Mesir mengenai peningkatan bantuan keuangan dan pengendalian migrasi.
Lihat Juga :