Harga Sayuran Hingga Bumbu Dapur Meroket, Pedagang Merana
Sabtu, 04 November 2023 - 15:06 WIB
Hal senada diungkapkan pedagang bumbu dapur di Pondok Gede, Miya (39). Dia mengaku omzetnya terpangkas hingga 50% akibat kenaikan harga bumbu dapur saat ini. "Modal yang dikeluarkan lebih banyak, sedangkan keuntungan menipis karena berkurangnya yang belanja," tuturnya.
Baca Juga: Warga Bandung Keluhkan Kenaikan Harga Kepokmas: Bikin Bete!
Bumbu-bumbu dapur yang saat ini tengah mengalami kenaikan harga antara lain jahe yang kini dibanderol Rp40 ribu/kg, naik Rp5.000 dibanding hari sebelumnya. Padahal, kata dia, harga normal jahe biasanya hanya Rp25 ribu/kg. "Itu sekitar bulan September lalu," katanya.
Bumbu populer lainnya, kunyit, juga mengalami kenaikan harga. Hari ini Miya menjual kunyit seharga Rp20 ribu/kg, naik dari sebelumnya di harga Rp15 ribu/kg. "Lengkuas yang biasanya Rp10 ribu, hari ini sudah Rp15 ribu/kg," tambahnya.
Miya mengaku, jika asebelumnya dalam sehari dia bisa mengantongi Rp1,5-Rp2 juta, kini pendapatannya berkurang 50% akibat tingginya modal belanja. "Bisa 50% keuntungan kita berkurang, itu dalem banget," keluhnya.
Baca Juga: Warga Bandung Keluhkan Kenaikan Harga Kepokmas: Bikin Bete!
Bumbu-bumbu dapur yang saat ini tengah mengalami kenaikan harga antara lain jahe yang kini dibanderol Rp40 ribu/kg, naik Rp5.000 dibanding hari sebelumnya. Padahal, kata dia, harga normal jahe biasanya hanya Rp25 ribu/kg. "Itu sekitar bulan September lalu," katanya.
Bumbu populer lainnya, kunyit, juga mengalami kenaikan harga. Hari ini Miya menjual kunyit seharga Rp20 ribu/kg, naik dari sebelumnya di harga Rp15 ribu/kg. "Lengkuas yang biasanya Rp10 ribu, hari ini sudah Rp15 ribu/kg," tambahnya.
Miya mengaku, jika asebelumnya dalam sehari dia bisa mengantongi Rp1,5-Rp2 juta, kini pendapatannya berkurang 50% akibat tingginya modal belanja. "Bisa 50% keuntungan kita berkurang, itu dalem banget," keluhnya.
(fjo)
Lihat Juga :