Meski Minus Terparah Sejak 1999, Ekonomi RI Tetap Diklaim Lebih Baik

Jum'at, 07 Agustus 2020 - 15:37 WIB
Di sektor pariwisata, lanjut Erick, pemerintah lebih memfokuskan wisatawan dalam negeri ketimbang wisatawan luar negeri. Meski wisatawan mancanegara mampu memberikan stimulus bagi sektor pariwisata, Erick mengatakan ada pertimbangan kemungkinan timbulnya kluster baru Covid-19.

"Misalkan saja nanti kita dorong, tapi kalau kita benar-benar mau meng-custom pariwisata kita sampai ke luar negeri seperti dulu, jangan dulu. Kenapa? Nanti kluster-kluster (baru) akan tumbuh, lebih baik juga kita prioritas kepada warga negara kita toh," ujar Erick.

(Baca Juga: Ekonomi RI Minus 5,32%, Terparah Sejak Tahun 1999)

Erick menambahkan, saat ini daerah pariwisata seperti, Bali, Yogyakarta, dan Bandung sudah mulai dibuka. Meski belum 100%, hal itu disebutnya mampu mendukung pemulihan ekonomi di sektor pariwisata.

"Bali, Yogya, dan Bandung kemarin saya lihat itu kan pertumbuhannya sudah mulai walaupun tidak 100% tapi sudah alhamdulillah dibandingkan negara-negara lain," ujar Erick.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!