BPH Migas Identifikasi Supply dan Demand Gas Bumi di Wilayah Kalimantan

Jum'at, 07 Agustus 2020 - 18:51 WIB
Pipa Gas Bumi Trans Kalimantan sepanjang ±2.219 km direncanakan akan terbangun sepanjang ±1.732 Km yang membentang dari Kota Bontang – Banjarmasin – Palangkaraya – hingga Pontianak serta ditambah sepanjang ±487 Km pipa gas yang terpasang dari Pontianak menuju Natuna D’Alpha. Pembangunan pipa ini diperkirakan akan menelan total investasi sebesar USD 2.092,8 juta– USD2.608,5 juta atau sekitar Rp29– 36,4 triliun.

Biaya investasi dihitung berdasarkan Rule of Thumb Internasional pembangunan pipa yaitu untuk Offshore sebesar 70-80 ribu USD/Km.in sedangkan Onshore : 35-40 ribu USD/Km.in. Perkiraan nilai investasi ini tentunya dapat berubah lagi berdasarkan evaluasi supply dan demand dan juga apabila ada perubahan parameter.

Menurut data BPH Migas, kebutuhan gas (demand) di pulau Kalimantan pada tahun 2018 adalah sebesar 622.51 MMSCFD dan mengalami surplus supply dari tahun 2018 – 2027. Ruas Trans Kalimantan ini memiliki potensi manfaat yang sangat besar dalam memaksimalkan pengehamatan biaya energi, serta mengurangi polusi yang akan memberikan energi yang bersih bagi masyarakat di Pulau Kalimantan.

Indikator kegiatan yang mendukung major project pembangunan pipa gas Trans Kalimantan, antara lain untuk tahun 2020 adalah melakukan evaluasi kelayakan dan persiapan pembangunan, tahun 2021 regulasi dan perizinan/ peta RIJTDGBN 2010 -2025. Tahun 2022 lelang proyek dan dukungan pelaksanaan konstruksi, tahun 2023 pelaksanaan pembangunan/ konstruksi dan tahun 2024 adalah kegiatan pengawasan pembangunan ruas ini.

Setelah melaksanakan identifikasi supply and demand, BPH Migas akan melakukan evaluasi atas supply dan demand yang ada serta melakukan identifikasi calon WJD di wilayah Kalimantan, selanjutnya akan melakukan simulasi pengangkutan gas termasuk dengan pipe sizing dan perhitungan biaya transmisi dan niaga serta melakukan perhitungan keekonomian untuk memberikan rekomendasi rekomendasi yang tepat.
(alf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!