Energi Terbarukan Terus Dioptimalkan Demi Masa Depan Berkelanjutan
Senin, 11 Desember 2023 - 19:26 WIB
Boyke Bratakusuma menjelaskan untuk mendukung pencapaian Net Zero Emissions, pihaknya mengembangkan pembangkit listrik tenaga panas bumi yang menghasilkan 7,2 juta MW energi bersih. "Kami berkomitmen untuk terus melakukan pengembangan hingga mencapai 1,200 MW pada tahun 2028," ujarnya.
Baca Juga: Pemilu dan Energi Terbarukan: Menuju Ekonomi Hijau dan Generasi Emas 2045
Saat ini Star energy mengoperasikan tiga PLTP yaitu di Wayang Windu, Pangalengan; Derajat, Garut; dan Salak; Bogor. kegiatan eksplorasi juga sedang dilakukan di Sekincau Selatan, Lampung dan Jamiding, Maluku Utara.
Boyke menyatakan pemanfaatan PLTS sangat ramah lingkungan dan rendah emisi GRK. Produksi karbondioksida yang dilepaskan kurang dari 95% jika dibandingkan dengan pembangkit batubara. Dari sisi pemanfaatan lahan, PLTS juga lebih efisien karena hanya butuh kurang dri 90% jika dibandingkan PLTS atau PLTU.
Imane Benhayoun mengungkapkan, sebagai perusahaan energi asal Arab Saudi, pihaknya saat ini sedang mengembangkan pembangkit hidrogen di Indonesia. "Kami sudah menandatangani perjanjian dengan PLN dan Pupuk Indonesia untuk menyediakan energi hidrogen," katanya.
Baca Juga: Pemilu dan Energi Terbarukan: Menuju Ekonomi Hijau dan Generasi Emas 2045
Saat ini Star energy mengoperasikan tiga PLTP yaitu di Wayang Windu, Pangalengan; Derajat, Garut; dan Salak; Bogor. kegiatan eksplorasi juga sedang dilakukan di Sekincau Selatan, Lampung dan Jamiding, Maluku Utara.
Boyke menyatakan pemanfaatan PLTS sangat ramah lingkungan dan rendah emisi GRK. Produksi karbondioksida yang dilepaskan kurang dari 95% jika dibandingkan dengan pembangkit batubara. Dari sisi pemanfaatan lahan, PLTS juga lebih efisien karena hanya butuh kurang dri 90% jika dibandingkan PLTS atau PLTU.
Imane Benhayoun mengungkapkan, sebagai perusahaan energi asal Arab Saudi, pihaknya saat ini sedang mengembangkan pembangkit hidrogen di Indonesia. "Kami sudah menandatangani perjanjian dengan PLN dan Pupuk Indonesia untuk menyediakan energi hidrogen," katanya.
(nng)
Lihat Juga :