Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan di Posisi 6% Jelang Tutup Tahun 2023
Kamis, 21 Desember 2023 - 15:53 WIB
Keputusan mempertahankan BI rate ini tetap konsisten dengan fokus kebijakan moneter yang pro stability, yaitu untuk penguatan stabilisasi nilai tukar Rupiah. Ditambah serta sebagai langkah preemptive dan forward looking untuk memastikan inflasi tetap terkendali.
"Sehingga, inflasi tetap terkendali dalam kisaran 2,5±1% di 2024," ujar Perry dalam Konferensi Pers Hasil RDG BI di Jakarta, Kamis (21/12/2023).
Kemudian untuk kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran tetap pro growth untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Kebijakan makroprudensial longgar terus ditempuh untuk mendorong kredit pembiayaan perbankan kepada dunia usaha dan rumah tangga.
"Akselerasi digitalisasi sistem pembayaran juga terus didorong untuk meningkatkan volume transaksi dan memperluas inklusi ekonomi keuangan digital, termasuk digitalisasi transaksi keuangan pusat dan daerah," tandas Perry.
"Sehingga, inflasi tetap terkendali dalam kisaran 2,5±1% di 2024," ujar Perry dalam Konferensi Pers Hasil RDG BI di Jakarta, Kamis (21/12/2023).
Kemudian untuk kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran tetap pro growth untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Kebijakan makroprudensial longgar terus ditempuh untuk mendorong kredit pembiayaan perbankan kepada dunia usaha dan rumah tangga.
"Akselerasi digitalisasi sistem pembayaran juga terus didorong untuk meningkatkan volume transaksi dan memperluas inklusi ekonomi keuangan digital, termasuk digitalisasi transaksi keuangan pusat dan daerah," tandas Perry.
(akr)
Lihat Juga :