AP I Terus Tingkatkan Kontribusinya dengan Pengembangan Bandara
Selasa, 11 Agustus 2020 - 07:35 WIB
Sedangkan pertumbuhan profit rata-rata (CAGR) pada periode tersebut mencapai 19,2% dengan rincian profit yaitu pada 2014 sebesar Rp934, pada 2015 sebesar Rp842 miliar, pada 2016 sebesar Rp1,1 triliun, pada 2017 sebesar Rp1,4 triliun, dan pada 2018 sebesar Rp2 triliun.
Sebagai penyedia infrastruktur negara, Angkasa Pura I menyediakan infrastruktur transportasi udara yang berperan dalam pengembangan konektivitas wilayah tengah dan timur Indonesia. Hingga 2020, Angkasa Pura I mengelola 15 bandara secara komersial di tengah dan timur Indonesia.
AP I terus melakukan berbagai pengembangan bandara-bandaranya, seperti pengembangan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Proyek pengembangan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar sudah mulai pekerjaan desain dan perluasan terminal 1 serta apron selatan-timur. Hingga awal Agustus 2020, progress pengembangan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar telah mencapai 49% dan ditargetkan dapat selesai pada Mei 2021.
Angkasa Pura I juga tengah mengembangkan Bandara Internasional Lombok Praya untuk mendukung pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika yang menjadi lokasi penyelenggaraan MotoGP 2021. Hingga awal Agustus 2020, progress proyek pengembangan Bandara Internasional Lombok mencapai 16% dengan target penyelesaian pada Februari 2021.
“Pengembangan bandara-bandara Angkasa Pura I dilakukan untuk memperluas konektivitas dan meningkatkan kapasitas trafik angkutan udara di wilayah tengah dan timur Indonesia,” kata Faik.
Sebagai penyedia infrastruktur negara, Angkasa Pura I menyediakan infrastruktur transportasi udara yang berperan dalam pengembangan konektivitas wilayah tengah dan timur Indonesia. Hingga 2020, Angkasa Pura I mengelola 15 bandara secara komersial di tengah dan timur Indonesia.
AP I terus melakukan berbagai pengembangan bandara-bandaranya, seperti pengembangan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Proyek pengembangan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar sudah mulai pekerjaan desain dan perluasan terminal 1 serta apron selatan-timur. Hingga awal Agustus 2020, progress pengembangan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar telah mencapai 49% dan ditargetkan dapat selesai pada Mei 2021.
Angkasa Pura I juga tengah mengembangkan Bandara Internasional Lombok Praya untuk mendukung pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika yang menjadi lokasi penyelenggaraan MotoGP 2021. Hingga awal Agustus 2020, progress proyek pengembangan Bandara Internasional Lombok mencapai 16% dengan target penyelesaian pada Februari 2021.
“Pengembangan bandara-bandara Angkasa Pura I dilakukan untuk memperluas konektivitas dan meningkatkan kapasitas trafik angkutan udara di wilayah tengah dan timur Indonesia,” kata Faik.
(uka)
Lihat Juga :