Merger Maskapai BUMN Tunggu Laporan Kesehatan Keuangan Garuda Indonesia
Senin, 08 Januari 2024 - 15:45 WIB
"Belum, belum, kami tunggu laporan akhir tahun Garuda dulu," papar Tiko saat ditemui wartawan, Senin (8/1/2024).
Tiko mencatat merger kedua maskapai itu tergantung pada kemampuan keuangan Garuda Indonesia. Tercatat, GIAA itu masih dalam fase restrukturisasi alias penyehatan keuangan.
Maka dari itu, Kementerian BUMN akan melakukan peninjauan atau review terhadap struktur keuangan Garuda Indonesia terlebih dahulu, sebelum aksi merger Citilink dan Pelita Air dilakukan.
Kementerian BUMN sebelumnya menargetkan review atas struktur keuangan Garuda sudah dilakukan pada akhir 2023 lalu. Kendati begitu, hingga pekan pertama Januari ini putusan soal skema penggabungan belum difinalisasikan.
"Tergantung dari kemampuan Garuda restrukturisasi, kita akan review akhir tahun 2023 apakah Garuda sudah sehat akhir tahun ini," ungkapnya saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Tiko mencatat merger kedua maskapai itu tergantung pada kemampuan keuangan Garuda Indonesia. Tercatat, GIAA itu masih dalam fase restrukturisasi alias penyehatan keuangan.
Maka dari itu, Kementerian BUMN akan melakukan peninjauan atau review terhadap struktur keuangan Garuda Indonesia terlebih dahulu, sebelum aksi merger Citilink dan Pelita Air dilakukan.
Kementerian BUMN sebelumnya menargetkan review atas struktur keuangan Garuda sudah dilakukan pada akhir 2023 lalu. Kendati begitu, hingga pekan pertama Januari ini putusan soal skema penggabungan belum difinalisasikan.
"Tergantung dari kemampuan Garuda restrukturisasi, kita akan review akhir tahun 2023 apakah Garuda sudah sehat akhir tahun ini," ungkapnya saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Lihat Juga :