Tutup Defisit 2,8 Juta Ton Beras di Awal 2024, Bapanas Mengandalkan Impor

Kamis, 18 Januari 2024 - 19:38 WIB
Pemerintah berencana menutup defisit persediaan beras sekitar 2,8 juta ton akibat dampak El Nino pada Januari dan Februari 2024 dengan melakukan impor. Foto/Dok
JAKARTA - Pemerintah berencana menutup defisit persediaan beras sekitar 2,8 juta ton akibat dampak El Nino pada Januari dan Februari 2024 dengan melakukan impor. Demikian diungkapkan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi usai rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (18/1/2024).

"Dua bulan itu akibat El Nino ini, Januari-Februari kita kekurangan sekitar 2,8 juta ton. Tapi kita akan cover dengan yang carry over 23 dan importasi yang masuk di 2024," jelasnya.



Baca Juga: Bapanas Sebut Tinggal 68 Daerah Masuk Kategori Rentan Rawan Pangan

Arief menuturkan, data itupun selaras dengan kerangka sampel yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada Januari dan Februari yang apabila ditotal antara kebutuhan dan produksi memang ada gap sekitar 2,8 juta ton.

Baca Juga: Impor 2 Juta Ton Beras di 2024, Bulog Dapat Tugas Perkuat Cadangan dan Cover Bansos Pangan

Sambung dia menambahkan, Kepala Negara juga telah menyetujui untuk melakukan importasi sebanyak 2 juta ton beras saat pembahasan di dalam rapat internal sebelumnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!