Dewan Jaminan Sosial Nasional dan Kemenko PMK Apresiasi Terobosan Command Center BPJS Kesehatan

Kamis, 18 Januari 2024 - 23:16 WIB
Ghufron mengatakan, keterbukaan informasi yang diamanahkan kepada BPJS Kesehatan berupa akses informasi yang lengkap, benar, dan jelas bagi setiap fasilitas kesehatan yang terus dikembangkan. Menurutnya kehandalan Sistem IT akan berdampak langsung terhadap kualitas aplikasi yang digunakan dalam pelayanan kepesertaan, pelayanan kesehatan oleh fasilitas kesehatan, sistem manajemen klaim, serta dalam manajemen utilisasi pelayanan kesehatan sekaligus pada mutu pelayanan sesuai kebutuhan peserta akan akses yang cepat atas informasi.

"Melalui Command Center ini terdapat sistem anti fraud yang digunakan untuk mendeteksi potensi kecurangan dalam pemanfaatan pelayanan JKN. Sistem ini menggunakan Business Intelligence System untuk memonitor dan evaluasi atas pelayanan JKN, serta mampu mendukung keputusan strategis manajemen dalam perbaikan pelayanan bagi peserta JKN," tutur Ghufron.

Aplikasi yang saat ini digunakan dalam kegiatan utilization review melalui olah data Business Intelligence antara lain DEFRADA (Deteksi Fraud dan Analisa Data Klaim), SIMPATIK (Dashboard Verifikasi Pasca Klaim) dan SEMUR (Standar Evaluasi Minimal Utilisasi Review).

Ketua DJSN Agus Suprapto mengatakan, saat ini masyarakat tidak bisa lepas dari digitalisasi. Dengan kecanggihan Command Center BPJS Kesehatan ini menjadikan semua elemen di ekosistem JKN untuk terus maju mengikuti perkembangan digital yang ada.

"Semua hal tersebut untuk menghadirkan pelayanan yang optimal kepada peserta JKN. Kita tahu bahwa pelayanan JKN sekarang sudah semakin memuaskan dan hal ini perlu dipertahankan, bahkan ditingkatkan lagi," kata Agus.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!