Ekspor Nasional Harus Nontradisional, Biar Kecil yang Penting Jadi Raja
Rabu, 12 Agustus 2020 - 16:46 WIB
Ekonom menerangkan, sudah seharusnya bahwa Indonesia harus menyasar tujuan ekspor ke negara yang tidak banyak dilirik. Biarpun memiliki pasar yang kecil, tapi Indonesia bisa menjadi raja. Foto/Dok
JAKARTA - Ekonom sekaligus Rektor Universitas Trilogi Mudrajad Kuncoro mengatakan, bahwa Indonesia harus menyasar tujuan ekspor ke negara yang tidak banyak dilirik. Menurutnya hal ini bisa menjadi peluang mendongkrak ekspor.
"Jadi meski pasarnya kecil, tapi sebenarnya kita mendominasi. Di situ kita bisa menjadi raja, bahkan memonopoli," kata Mudrajad dalam diskusi secara virtual, Rabu (12/8/2020).
(Baca Juga: Jokowi Bisa Belajar dari Era Soeharto Saat RI Hampir Bangkrut, Ekspor Melesat )
Berdasarkan data paparannya, ekspor nontradisional tujuan Mongolia mengalami pertumbuhan cukup signifikan yang mencapai 450,29%. Selanjutnya ada Zimbabwe sebesar 353,73%, Afrika Tengah sebesar 315,9% serta Sao Tome & Principe 279,4%.
"Jadi meski pasarnya kecil, tapi sebenarnya kita mendominasi. Di situ kita bisa menjadi raja, bahkan memonopoli," kata Mudrajad dalam diskusi secara virtual, Rabu (12/8/2020).
(Baca Juga: Jokowi Bisa Belajar dari Era Soeharto Saat RI Hampir Bangkrut, Ekspor Melesat )
Berdasarkan data paparannya, ekspor nontradisional tujuan Mongolia mengalami pertumbuhan cukup signifikan yang mencapai 450,29%. Selanjutnya ada Zimbabwe sebesar 353,73%, Afrika Tengah sebesar 315,9% serta Sao Tome & Principe 279,4%.
Lihat Juga :