Genjot Kinerja, Ini 5 Langkah Strategis PLN EPI di 2024
Selasa, 20 Februari 2024 - 23:35 WIB
Baca Juga: Isu Reshuffle Kabinet: Hadi Tjahjanto Menko Polhukam, AHY Menteri ATR
"Dalam hal ini, tidak ada pembangkit yang di bawah 20 HOP saat ini. Berbagai penguatan seperti jaminan pasokan, keamanan alokasi energi primer kita perkuat hingga seluruh pembangkit terjamin pasokan energinya," tegasnya.
Langkah selanjutnya, kata Mamit, PLN EPI juga akan fokus pada efisiensi biaya energi primer. Untuk itu, perusahaan akan melakukan perencanaan kebutuhan dan kepastian rantai pasok dengan biaya yang paling optimal.
Langkah keempat, sesuai mandat holding, PLN EPI juga mengembangkan usaha dengan menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). "Ini antara lain sudah kita laksanakan dengan membuat eco-village atau desa berdaya energi, yang melibatkan masyarakat untuk hutan energi di Gunung Kidul, Yogyakarta," kata Mamit.
Langkah kelima atau terakhir, lanjut dia, adalah penguatan tata kelola Human Capital. "Hal ini untuk meningkatkan maturitas organisasi perusahaan yang didukung oleh proses bisnis yang ekselen dan sesuai dengan good corporate governance (GCG)," pungkasnya.
"Dalam hal ini, tidak ada pembangkit yang di bawah 20 HOP saat ini. Berbagai penguatan seperti jaminan pasokan, keamanan alokasi energi primer kita perkuat hingga seluruh pembangkit terjamin pasokan energinya," tegasnya.
Langkah selanjutnya, kata Mamit, PLN EPI juga akan fokus pada efisiensi biaya energi primer. Untuk itu, perusahaan akan melakukan perencanaan kebutuhan dan kepastian rantai pasok dengan biaya yang paling optimal.
Langkah keempat, sesuai mandat holding, PLN EPI juga mengembangkan usaha dengan menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). "Ini antara lain sudah kita laksanakan dengan membuat eco-village atau desa berdaya energi, yang melibatkan masyarakat untuk hutan energi di Gunung Kidul, Yogyakarta," kata Mamit.
Langkah kelima atau terakhir, lanjut dia, adalah penguatan tata kelola Human Capital. "Hal ini untuk meningkatkan maturitas organisasi perusahaan yang didukung oleh proses bisnis yang ekselen dan sesuai dengan good corporate governance (GCG)," pungkasnya.
(fjo)
Lihat Juga :