Ekonomi China Suram, Gelombang Unjuk Rasa Terjadi di Sejumlah Tempat
Rabu, 21 Februari 2024 - 22:26 WIB
Pendiri dan direktur eksekutif China Labor Watch berbasis di New York mengadvokasi gerakan buruh China, Li Qiang mengatakan bahwa selain perlambatan ekonomi China, "ledakan" di sektor real estat dan berkurangnya sektor manufaktur juga menjadi salah satu faktor.
"Masalah ekonomi tingkat tinggi di China pada akhirnya menjadi dasar meningkatnya protes buruh tahun ini," kata Li dikutip dari voanews.com, Rabu (21/2/2024).
Baca Juga: Pilot Militer Rusia yang Membelot ke Ukraina Ditembak Mati di Spanyol
Dia menegaskan para pekerja konstruksi sangat mungkin melakukan protes terutama mengingat kesulitan-kesulitan besar yang dihadapi sektor real estat di China, terutama kebangkrutan pengembang properti besar Evergrande Group.
"Perlambatan ekonomi China dan khususnya krisis yang sedang berlangsung di sektor properti dan dampaknya terhadap pekerja konstruksi berkontribusi terhadap lonjakan pembangkangan buruh," jelas Slaten.
"Masalah ekonomi tingkat tinggi di China pada akhirnya menjadi dasar meningkatnya protes buruh tahun ini," kata Li dikutip dari voanews.com, Rabu (21/2/2024).
Baca Juga: Pilot Militer Rusia yang Membelot ke Ukraina Ditembak Mati di Spanyol
Dia menegaskan para pekerja konstruksi sangat mungkin melakukan protes terutama mengingat kesulitan-kesulitan besar yang dihadapi sektor real estat di China, terutama kebangkrutan pengembang properti besar Evergrande Group.
"Perlambatan ekonomi China dan khususnya krisis yang sedang berlangsung di sektor properti dan dampaknya terhadap pekerja konstruksi berkontribusi terhadap lonjakan pembangkangan buruh," jelas Slaten.
(nng)
Lihat Juga :