Pedagang Menjerit, Kenaikan Harga Beras Terparah Sejak 20 Tahun
Kamis, 22 Februari 2024 - 16:56 WIB
Baca Juga: BI Waswas Lonjakan Harga Beras Bakal Kerek Inflasi di Februari
Rini mengaku, stok beras saat ini yang tersedia hanya berupa beras Bulog. Dia mengatakan, untuk menyediakan stok beras produksi lokal harga jualnya terlalu tinggi. "Itu pun untuk kuota beras Bulog juga agak-agak susah juga. Apalagi kualitas Thailand, sedikit pera berasnya. Lebih bagus kualitas Pakistan," tutur Rini.
Oleh sebab itu, Rini berharap harga beras dan ketersediaannya kembali normal. "Harapannya untuk ke depan, kenaikan dan kelangkaan beras ini semoga cepat teratasi. Semoga segera panen raya, karena kalau sudah panen raya itu berasnya bagus dan pilihannya banyak," ungkap Rini.
Ia menjelaskan jika mengacu pada kebiasaan musim, seharusnya menjelang bulan Maret sudah panen raya.
"Untuk musim sih, katanya sih Panen Raya itu bulan Maret. Tetapi katanya sih banyak yang gagal panen sehingga mundur jadinya stok terbatas namun permintaannya banyak. Makanya harganya tinggi, jadinya pada tidak berani," jelas Rini.
Rini mengaku, stok beras saat ini yang tersedia hanya berupa beras Bulog. Dia mengatakan, untuk menyediakan stok beras produksi lokal harga jualnya terlalu tinggi. "Itu pun untuk kuota beras Bulog juga agak-agak susah juga. Apalagi kualitas Thailand, sedikit pera berasnya. Lebih bagus kualitas Pakistan," tutur Rini.
Oleh sebab itu, Rini berharap harga beras dan ketersediaannya kembali normal. "Harapannya untuk ke depan, kenaikan dan kelangkaan beras ini semoga cepat teratasi. Semoga segera panen raya, karena kalau sudah panen raya itu berasnya bagus dan pilihannya banyak," ungkap Rini.
Ia menjelaskan jika mengacu pada kebiasaan musim, seharusnya menjelang bulan Maret sudah panen raya.
"Untuk musim sih, katanya sih Panen Raya itu bulan Maret. Tetapi katanya sih banyak yang gagal panen sehingga mundur jadinya stok terbatas namun permintaannya banyak. Makanya harganya tinggi, jadinya pada tidak berani," jelas Rini.
Lihat Juga :