Gaswatt, Banyak Perusahaan Pembiayaan Terancam Bangkrut

Kamis, 13 Agustus 2020 - 19:29 WIB
Selain itu, pandemi ini juga membuat kesulitan dalam menagih angsuran kepada debitor. Alhasil, perusahaan pembiayaan dihadapkan pada masalah likuiditas.

"Perbankan juga harus menghentikan pencairan dana kepada PP dan akibatnya PP kian mengalami masalah likuiditas," sebut dia.

Apalagi PP yang tidak terafiliasi terancam tidak memiliki likuiditas yang cukup. Data per Mei 2020 menyebutkan, dari 183 PP sekitar 117 PP (64%) tidak terafiliasi. Sedangkan 32 PP (17%) terafiliasi dengan agen tunggal pemegang merek (ATPM) dan 34 PP (19%) terafiliasi dengan bank.

Di sisi lain, PP masih tetap harus melakukan pembayaran cicilan kepada perbankan atas utangnya. Tak pelak, jumlah perusahaan pembiayaan akan berkurang karena tidak mampu bersaing.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!