Beras Langka di Ritel Modern, KPPU Sebut HET Penyebabnya

Rabu, 28 Februari 2024 - 19:37 WIB
KPPU (Komisi Pengawasan Persaingan Usaha) mengungkap, masalah kelangkaan beras di ritel modern yang menyeret pada fenomena pembatasan pembelian beras disebabkan oleh Harga Eceran Tertinggi (HET). Foto/Dok
JAKARTA - Komisioner KPPU (Komisi Pengawasan Persaingan Usaha), Hilman Pujana mengungkap, masalah kelangkaan beras di ritel modern yang menyeret pada fenomena pembatasan pembelian beras disebabkan oleh Harga Eceran Tertinggi (HET) .

Baca Juga: Kebijakan HET Beras Bakal Timbulkan Kelangkaan



Hilman menyebutkan, HET yang ditetapkan oleh Pemerintah untuk penjualan beras Premium sebesar Rp14 ribu per kilogram tidak masuk dengan Harga Pokok Produksi (HPP) yang ditanggung oleh para produsen.

"Nah ini tadi ada beberapa curhat lah dari pelaku usaha di produsen kenapa mereka agak kesulitan untuk memasok (ritel modern) karena ada hambatan terkait dengan harga eceran tertinggi," ujar Hilman dalam konferensi pers di Kantornya, Rabu (28/2/2024).

Baca Juga: Beras Premium di Ritel Modern Masih Akan Mahal hingga April

Hilman menjelaskan, saat ini kondisi harga gabah yang dibeli oleh penggilingan padi sudah di atas Rp7.000 ribu per kilogram. Sedangkan harga beras di pasar kira-kira dua kali lipat dari harga gabah yang dibeli oleh penggilingan padi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!