Gelar Business Matching 2024, Kemenperin Bidik Nilai Kontrak Rp200 T
Selasa, 05 Maret 2024 - 20:33 WIB
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam acara Business Matching 2024, di Denpasar, Bali, Selasa (5/3/2024). FOTO/Iqbal Dwi Purnama
BALI - Kementerian Perindustrian ( Kemenperin ) menargetkan nilai kontrak yang dihasilkan dari gelaran Business Matching Belanja Produk Dalam Negeri Tahun 2024 di Bali mencapai Rp200 triliun.
Gelaran Business Matching tersebut dilaksanakan pada 4-7 Maret di Bali ini merupakan kegiatan yang mempertemukan produsen dengan pengguna produk dalam negeri.
"Kegiatan bisnis matching bisa menghasilkan nilai kontrak di atas Rp200 triliun," ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, di Denpasar, Bali, Selasa (5/3/2024).
Baca Juga: Pemerintah Kaji Ulang Kelanjutan Harga Gas Murah bagi Industri
Agus mengatakan, pada 2023 data bigbox Lembaga Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) tercatat adanya komitmen penggunaan produk dalam negeri sebanyak Rp1.208 triliun. Namun yang terealisasi Rp659,61 triliun.
"Ini yang harus menjadi perhatian kita bersama komitmen yang telah kita bangun sejak awal harus dijaga dan dikawal agar dapat maksimal," ujarnya.
Gelaran Business Matching tersebut dilaksanakan pada 4-7 Maret di Bali ini merupakan kegiatan yang mempertemukan produsen dengan pengguna produk dalam negeri.
"Kegiatan bisnis matching bisa menghasilkan nilai kontrak di atas Rp200 triliun," ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, di Denpasar, Bali, Selasa (5/3/2024).
Baca Juga: Pemerintah Kaji Ulang Kelanjutan Harga Gas Murah bagi Industri
Agus mengatakan, pada 2023 data bigbox Lembaga Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) tercatat adanya komitmen penggunaan produk dalam negeri sebanyak Rp1.208 triliun. Namun yang terealisasi Rp659,61 triliun.
"Ini yang harus menjadi perhatian kita bersama komitmen yang telah kita bangun sejak awal harus dijaga dan dikawal agar dapat maksimal," ujarnya.
Lihat Juga :