Jokowi Suntikkan Dana Rp25,4 Triliun demi Pengembangan Vaksin

Jum'at, 14 Agustus 2020 - 14:08 WIB
"Juga untuk perbaikan efektivitas dan keberlanjutan program jaminan kesehatan nasional ," seling Jokowi. (Baca juga: Eijkman Sebut WHO Prediksi Vaksin COVID-19 Tersedia Akhir Tahun Depan )

Dia menambahkan program pemulihan ekonomi akan terus dilanjutkan bersamaan dengan reformasi di berbagai bidang.

"Kebijakan relaksasi defisit melebihi 3% dari PDB masih diperlukan, dengan tetap menjaga kehati-hatian, kredibilitas, dan kesinambungan fiskal," jelasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!