Turun 14,75%, Laba PGAS Jadi Rp4,32 Triliun di 2023

Rabu, 13 Maret 2024 - 13:24 WIB
Per Desember 2023, total nilai aset PGAS tercatat sebesar USD6,59 miliar atau Rp102,71 triliun, susut dari akhir Desember 2022 yang sebesar USD7,19 miliar. Adapun, liabilitas perseroan tercatat sebesar USD3,05 miliar dan ekuitas sebesar USD3,54 miliar.

Adapun, perseroan menyiapkan sejumlah strategi untuk meningkatkan kinerja di tahun 2024 mendatang. Untuk mencapai target tersebut, perseroan akan menggencarkan diversifikasi produk dan optimalisasi portofolio. Rosa menjelaskan strategi perseroan di tahun depan antara lain melakukan revitalisasi tangki F-6004 pada Terminal LNG Arun. Upaya tersebut dilakukan guna mendukung aspirasi untuk menjadikan Terminal LNG Arun sebagai LNG Hub leader di Asia.

Terminal LNG Arun sendiri terletak di jalur perdagangan yang strategis dan dekat dengan pasar LNG yang sedang berkembang di Asia Tenggara dan Asia Selatan. Nantinya, Tangki yang tidak teroptimalkan akan dimodifikasi, sehingga kapasitas dengan desain 127.000 meter kubik dapat beroperasi kembali ke depannya. Adapun proyek ini sekarang dalam tahap mencari mitra kerja untuk pekerjaan Engineering-Procurement-Construction (EPC).

Baca Juga: Perdana, PGN Sepakati Jual Beli 7 Kargo LNG ke China

Di samping itu, perseroan juga akan mengembangkan LNG Bunkering Services, mengoptimalkan penyaluran pipa minyak Rokan, meningkatkan produksi wilayah kerja (WK) Pangkah. Peningkatan produksi di WK Pangkah dinilai mampu menciptakan unlock value dari wilayah kerja tersebut. Serta penyiapan bisnis clean dan renewables energy, antara lain adalah gas biometana untuk permintaan di Jawa Barat dan pembangunan infrastruktur gas menuju Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!