Pertamina Prediksi Konsumsi Solar Turun 13 Persen saat Lebaran 2024
Senin, 01 April 2024 - 20:23 WIB
Pemerintah memang memberlakukan pembatasan angkutan barang selama mudik dan arus balik Lebaran tahun ini. Kebijakan itu tertuang melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Nomor: KP-DRJD 1305 Tahun 2024, SKB/67/11/2024, 40/KPTS/Db/2024 yang diterbitkan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Korlantas Polri, dan Kementerian PUPR.
Adapun, pembatasan angkutan barang diberlakukan mulai 5 April 2024 pukul 09.00 waktu setempat sampai 16 April 2024 pukul 08.00 waktu setempat. Kendati begitu, secara agregat konsumsi BBM naik 5-6 persen pada momentum mudik dan arus balik. Irto menyebut, jenis bahan bakar yang mengalami kenaikan permintaan diantaranya Pertalite, Pertamax, Pertamina Dex, dan Dexlite. "Jadi secara total mungkin peningkatannyq sekitar 5-6 persen," paparnya.
Baca Juga: Pertamina Beberkan Alasan Tahan Harga BBM Non Subsidi di April 2024
Dia merinci kenaikan dari masing-masing jenis BBM. Prediksinya, konsumsi Pertalite naik 10 persen, Pertamax naik 15 persen, Pertamax Turbo naik 6 persen. "Sementara untuk stok sendiri kami sudah siapkan (peningkatan) 10 sampai 15 persen, untuk mengantisipasi kebutuhan-kebutuhan yang meningkat selama ramadan dan idul fitri," beber Irto.
Adapun, pembatasan angkutan barang diberlakukan mulai 5 April 2024 pukul 09.00 waktu setempat sampai 16 April 2024 pukul 08.00 waktu setempat. Kendati begitu, secara agregat konsumsi BBM naik 5-6 persen pada momentum mudik dan arus balik. Irto menyebut, jenis bahan bakar yang mengalami kenaikan permintaan diantaranya Pertalite, Pertamax, Pertamina Dex, dan Dexlite. "Jadi secara total mungkin peningkatannyq sekitar 5-6 persen," paparnya.
Baca Juga: Pertamina Beberkan Alasan Tahan Harga BBM Non Subsidi di April 2024
Dia merinci kenaikan dari masing-masing jenis BBM. Prediksinya, konsumsi Pertalite naik 10 persen, Pertamax naik 15 persen, Pertamax Turbo naik 6 persen. "Sementara untuk stok sendiri kami sudah siapkan (peningkatan) 10 sampai 15 persen, untuk mengantisipasi kebutuhan-kebutuhan yang meningkat selama ramadan dan idul fitri," beber Irto.
(nng)
Lihat Juga :