Mentan Sentil Bulog: Tak Berdaya Serap Gabah Petani Malah Impor Daging Kerbau
Rabu, 03 April 2024 - 14:18 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meminta Bulog memperkuat penyerapan dan distribusi hasil panen raya petani. Bulog diminta untuk membeli gabah panen dengan harga yang menguntungkan bagi para petani.
"Jangan sampai kita terlalu bersemangat pada impor daging kerbau tapi serap gabah dan jagung hasil panen raya petani malah tidak berdaya," ujar Amran dalam keterangan resminya, Rabu (3/4/2024).
Baca Juga: Pilu Hati Petani Grobogan Gegara Harga Gabah Anjlok saat Beras Melambung
Amran menjelaskan, saat ini Kementan tengah fokus pada pemenuhan pangan dalam negeri untuk menekan kebijakan impor. Dua di antara komoditas yang ditargetkan adalah padi dan jagung sebagai komoditi strategis nasional.
Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Ditjen PKH Syamsul Ma'arif sebelumnya mengatakan sesuai hasil Rakortas yang dikoordinasikan oleh Menko Bidang Perekonomian pada 28 Maret 2024 telah diputuskan bahwa ijin impor hanya diberikan pada PT. Berdikari dan PT. PPI.
"Jangan sampai kita terlalu bersemangat pada impor daging kerbau tapi serap gabah dan jagung hasil panen raya petani malah tidak berdaya," ujar Amran dalam keterangan resminya, Rabu (3/4/2024).
Baca Juga: Pilu Hati Petani Grobogan Gegara Harga Gabah Anjlok saat Beras Melambung
Amran menjelaskan, saat ini Kementan tengah fokus pada pemenuhan pangan dalam negeri untuk menekan kebijakan impor. Dua di antara komoditas yang ditargetkan adalah padi dan jagung sebagai komoditi strategis nasional.
Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Ditjen PKH Syamsul Ma'arif sebelumnya mengatakan sesuai hasil Rakortas yang dikoordinasikan oleh Menko Bidang Perekonomian pada 28 Maret 2024 telah diputuskan bahwa ijin impor hanya diberikan pada PT. Berdikari dan PT. PPI.
Lihat Juga :