Ketidakpastian Arah Suku Bunga The Fed Bikin Wall Street Tak Bertenaga

Kamis, 18 April 2024 - 08:34 WIB
Saham-saham memangkas kerugian karena imbal hasil Treasury AS turun lebih jauh dari level tertinggi, dimana hari sebelumnya menyusul kuatnya lelang obligasi 20-tahun, dengan obligasi 10-tahun bertahan sekitar 4,59%.

Di antara para gainers, United Airlines (UAL.O) melonjak 17,45% setelah memperkirakan angka kuartal saat ini lebih kuat dari perkiraan, membantu meningkatkan indeks maskapai penerbangan NYSE Arca (.XAL) sebesar 3,82%. persentase lonjakan harian terbesarnya sejak 6 Februari.

JB Hunt Transport Services (JBHT.O) merosot 8,12% sebagai pemain terburuk di S&P 500 setelah perusahaan angkutan truk itu meleset dari perkiraan Wall Street untuk hasil kuartal pertama.

Bancorp AS (USB.N) turun 3,61% setelah pemberi pinjaman memangkas perkiraan pendapatan bunga setahun penuh dan melaporkan penurunan laba kuartal pertama sebesar 22%.

Volume di bursa AS mencapai 10,8 miliar lembar saham, raihan tersebut turun dibandingkan dengan rata-rata 11,05 miliar saham untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!