Rhenald Kasali: Krisis Merupakan Energi Besar untuk Transformasi

Selasa, 18 Agustus 2020 - 11:51 WIB
Seperti pesan Presiden, krisis memang menjadi momentum untuk bertransformasi. Karena krisis, lanjut Rhenald, pada dasarnya merupakan energi besar diberikan Tuhan kepada manusia untuk transformasi. “Itu energi besar. Ada yang melihat sebagai ancaman, ada yang memanfaatkan dengan perlawanan, menghujat, membangun gerakan perlawanan, dan sebagainya. Tetapi, ada sebagian yang menggunakan sebagai energi perubahan,” jelas Rhenald.

Perubahan tersebut dapat dilihat, ketika ketika berbagai sektor sudah beralih pada penggunaan pendekatan online atau digital. Bahkan dalam dunia medis, praktik dokter pun sekarang sudah bisa melakukan telemedivid. Sedangkan pada dunia usaha, adalah maraknya toko online, yang berkontribusi pula agar produksi rumah tangga ikut berjalan.

“Itu semua adalah transformasi, termasuk penggunaan kekuatan digital. Kalau ada perusahaan besar tidak bertransformasi, nanti pada setiap krisis pasti akan ada merger dan akuisisi karena tidak kuat dengan kondisi keuangannya dan struktur biaya yang menjadi mahal,” jelasnya.

Salah satu contoh, terkait dengan transformasi yang dilakukan PT Gunung Raja Paksi Tbk. Rhenald setuju bahwa transformasi produsen baja nasional tersebut sangat krusial dan membuat perusahaan menjadi lebih sustain.

Bukan hanya ketika perusahaan tersebut memutuskan untuk dikelola lebih profesional, setelah sekitar 50 tahun menjadi perusahaan keluarga. Tetapi, juga saat PT GRP dikelola lebih transparan dan akuntabel setelah initial public offering (IPO) pada September 2019, serta transformasi digital setelah menggandeng IBM dan SAP Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!