Hingga Juli, Transaksi E-Money Mandiri Capai Rp7,4 Triliun

Selasa, 18 Agustus 2020 - 14:15 WIB
"Inisiatif ini dapat lebih memudahkan masyarakat dalam menggunakan transportasi publik karena hanya memerlukan 1 kartu saja. Kartu Commuter Pay ini sendiri dapat dibeli masyarakat di loket-loket stasiun kereta Commuterline mulai Oktober 2020," kata Royke Tumilaar di Jakarta, Selasa (18/8/2020).

Kartu Commuter Pay yang menggunakan platform Mandiri e-money ini juga dapat digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan pemegang kartu, seperti pembayaran tol, parkir, MRT, LRT, Transjakarta, Transjogja, Batik Solo Trans, Pembayaran di SPBU, wahana liburan, restoran maupun belanja di toko retail seperti Indomaret, Alfamart dan lainnya.

Agar dapat dimanfaatkan untuk berbagai transaksi nontunai, masyarakat dapat melakukan isi ulang atau top up di Mesin ATM dan Kantor cabang Bank Mandiri, aplikasi Mandiri Online pada telepon pintar Android yang memiliki fitur NFC, IOS (Iphone), maupun mitra e-Commerce yang sudah bekerja sama dengan Bank Mandiri.

Inisiatif kerja sama ini, lanjut Royke, merupakan salah satu upaya Bank Mandiri untuk terus memberikan nilai tambah kepada mitra serta upaya mendukung program Gerakan Nasional Non Tunai.

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan bahwa kolaborasi ini merupakan salah satu implementasi budaya AKHLAK bagi setiap BUMN. Penggunaan kartu Commuter Pay juga dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi transaksi dengan uang tunai.

"Pada masa pandemi ini, KAI dan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) terus melakukan pengaturan antrean di stasiun. Dengan Commuter Pay, pengguna akan lebih mudah untuk naik KRL Commuter Line dan tidak perlu mengantre dua kali, yaitu antre isi ulang atau membeli Tiket Harian Berjaminan serta antre menuju masuk gate elektronik stasiun," kata Didiek Hartantyo.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!