Pabrik Sepatu Bata Gulung Tikar, Aprisindo Ungkap Tantangan di Industri Alas Kaki

Senin, 06 Mei 2024 - 22:07 WIB
Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) memberikan tanggapan perihal PT Sepatu Bata Tbk yang menutup pabriknya di Purwakarta. Foto/Dok
JAKARTA - Asosiasi Persepatuan Indonesia atau Aprisindo memberikan tanggapan perihal PT Sepatu Bata Tbk yang menutup pabriknya di Purwakarta. Meski belum melakukan pertemuan dengan manajemen Bata, Aprisindo mengungkap tantangan apa saja bagi industri alas kaki di Tanah Air.

Baca Juga: Industri Alas Kaki Kecil-Menengah Hancur-hancuran Digebuk Pandemi



Direktur Eksekutif Aprisindo, Firman Bakri menyampaikan tantangan bisnis sepatu di kancah domestik saat ini telah berlangsung sejak tahun 2019-2022. Firman memperkirakan, salah satu alasannya karena industri alas kaki saat ini dikenakan biaya bea masuk tambahan (safeguards) pada bahan baku pembuatan sepatu.

"Sejak tahun 2019-2022 untuk bahan baku berupa tekstil/kain dikenakan safeguards, sehingga beban biaya produksi bagi industri alas kaki mengalami peningkatan," ujar Firman dalam keterangannya, Senin (6/5/2024).

Baca Juga: Sepatu Bata, Pernah Berjaya hingga Tutup Pabrik di Purwakarta
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!