Bangun Proyek MRT Tomang-Medan Satria, Jepang Guyur Utang Rp14,5 T

Kamis, 16 Mei 2024 - 18:15 WIB
Baca Juga: Heru Budi: Progres Pembangunan MRT Fase 2A Bundaran HI-Kota Capai 33,36%

Lebih lanjut, Tuhiyat menjelaskan mekanisme pencairan dana tersebut akan dilakukan secara bertahap yang akan langsung disalurkan dari JICA kepada kontraktor yang sudah melakukan pengerjaan.

"Dari total ini sudah tersedia 14,5 triliun, nanti kontraktor bekerja, nanti JICA akan bayar langsung ke kontraktor, jadi uangnya memang masih di lender di JICA," sambungnya.

Sehingga dalam proyek ini, terlebih dahulu akan menggunakan kantong pemerintah, baik Pemerintah Pusat maupun Daerah lewat APBN atau APBN. Sebab proses pencairan dana dari JICA sendiri juga memerlukan waktu.

"Tinggal disepakati yang mau awal awal itu, mau pakai dari hibah APBN dulu atau mau dari DKI, karena prosesnya agak sedikit berbeda, ini yang kita namanya threesub agreement, ada Pemerintah Pusat, Daerah, dan JICA," sambungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!