PHR Jadi Penghasil Migas Terbesar RI, Produksi Capai 167.270 BOEPD
Jum'at, 17 Mei 2024 - 15:22 WIB
Lalu, penerapan teknologi dan digitalisasi, serta melakukan investasi yang dapat mendukung peningkatan kinerja perusahaan. Pada 2023, PHR menjalankan strategi investasi yang tidak hanya terfokus pada peralatan operasional, tapi juga pada aspek pengembangan teknologi dan sumber daya manusia (SDM), serta investasi pada pengembangan bisnis (business development) dan non-bisnis (non-business development).
"Melalui langkah-langkah tersebut PHR mampu mempertahankan posisinya sebagai produsen minyak terbesar di Indonesia," jelas dia.
Tak hanya itu, tahun lalu banyak hal yang telah dilaksanakan PHR, salah satunya adalah pembayaran dana Participating Interest (PI) sebesar 10 persen dengan nilai Rp3,5 triliun kepada PT Riau Petroleum Rokan (RPR), sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pengelola dana PI yang ditunjuk oleh pemerintah Provinsi Riau.
PHR juga menambah cadangan reserve migas sebesar 86,95 juta barrel setara minyak (MMBOE), yang di atas target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) PHR 2023 sebesar 73,51 MMBOE.
PHR juga bisa mereduksi emisi karbon dioksida (CO2) sebesar 74.827 ton dan meraih predikat Biru Proper (Public Disclosure Program for Environmental Compliance), yang dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk tiga area operasi di Minas-Siak, Duri Steam Flood (DSF) dan Bekasap-Rokan.
"Melalui langkah-langkah tersebut PHR mampu mempertahankan posisinya sebagai produsen minyak terbesar di Indonesia," jelas dia.
Tak hanya itu, tahun lalu banyak hal yang telah dilaksanakan PHR, salah satunya adalah pembayaran dana Participating Interest (PI) sebesar 10 persen dengan nilai Rp3,5 triliun kepada PT Riau Petroleum Rokan (RPR), sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pengelola dana PI yang ditunjuk oleh pemerintah Provinsi Riau.
PHR juga menambah cadangan reserve migas sebesar 86,95 juta barrel setara minyak (MMBOE), yang di atas target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) PHR 2023 sebesar 73,51 MMBOE.
PHR juga bisa mereduksi emisi karbon dioksida (CO2) sebesar 74.827 ton dan meraih predikat Biru Proper (Public Disclosure Program for Environmental Compliance), yang dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk tiga area operasi di Minas-Siak, Duri Steam Flood (DSF) dan Bekasap-Rokan.
Lihat Juga :