Petani Rote Andalkan Teknik Sawah Tadah Hujan Jaga Ketahanan Pangan
Jum'at, 17 Mei 2024 - 17:54 WIB
Pupuk Indonesia memberikan dukungan secara langsung terhadap keberlangsungan sektor pertanian di Rote. FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - Rote menyimpan potensi besar dalam sektor pertanian . Padahal, wilayah tersebut memiliki curah hujan yang cukup rendah. Berbagai potensi budi daya tanaman pangan kering dikembangkan di sini, seperti jagung, sorgum, dan umbi-umbian, yang tahan terhadap kondisi kekeringan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga 2023 jumlah usaha pertanian dengan jenis tanaman pangan di wilayah Rote telah mencapai 16.951 unit dengan populasi penduduk sebanyak 150.521 jiwa.
Melansir data tersebut, sekitar 11,26% masyarakat Rote berfokus pada mata pencaharian sebagai petani. Sebab itu, bagi masyarakat Rote sektor pertanian merupakan salah satu tonggak penting dalam keberlangsungan perekonomian wilayahnya.
Baca Juga: Prabowo Diminta Petani Dukung Sudaryono Maju Pilgub Jateng
Melihat potensi di Rote yang cukup besar dan terus berkembang, Pupuk Indonesia menyadari pentingnya memberikan dukungan secara langsung terhadap keberlangsungan sektor pertanian tersebut.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga 2023 jumlah usaha pertanian dengan jenis tanaman pangan di wilayah Rote telah mencapai 16.951 unit dengan populasi penduduk sebanyak 150.521 jiwa.
Melansir data tersebut, sekitar 11,26% masyarakat Rote berfokus pada mata pencaharian sebagai petani. Sebab itu, bagi masyarakat Rote sektor pertanian merupakan salah satu tonggak penting dalam keberlangsungan perekonomian wilayahnya.
Baca Juga: Prabowo Diminta Petani Dukung Sudaryono Maju Pilgub Jateng
Melihat potensi di Rote yang cukup besar dan terus berkembang, Pupuk Indonesia menyadari pentingnya memberikan dukungan secara langsung terhadap keberlangsungan sektor pertanian tersebut.
Lihat Juga :