Siasati Sanksi Baru AS, Yuan Gantikan Dolar Jadi Acuan Dagang di Rusia
Jum'at, 14 Juni 2024 - 19:57 WIB
Sebelum konflik, pangsa dolar AS dan euro dalam transaksi di Rusia mencapai 90%. Presiden Rusia Vladimir Putin saat berpidato di sebuah sesi pleno di Forum Ekonomi Internasional St Petersburg (SPIEF) 2024 menegaskan bahwa pangsa pembayaran ekspor Rusia dalam mata uang beracun dari negara-negara yang tidak bersahabat telah berkurang hingga setengahnya.
"Porsi rubel dalam operasi perdagangan luar negeri Rusia terus meningkat. Sementara pembayaran dalam mata uang negara-negara yang tidak bersahabat, yaitu negara-negara yang menjatuhkan sanksi terhadap Rusia menurun," ujar Putin.
Baca Juga: Barat Siapkan Sanksi Baru, Blokade Kerja Sama China dengan Rusia
MOEX tak menampik, penangguhan perdagangan dalam dolar dan euro mempengaruhi perdagangan mata uang asing dan logam mulia serta perdagangan saham dan uang di pasar perdagangan publik terbesar di Rusia. Namun tidak berpengaruh terhadap keseluruhan instrumen keuangan lain dan tetap beroperasi. Pasar derivatif juga tidak terpengaruh oleh sanksi tersebut dan perdagangan berlangsung normal.
"Porsi rubel dalam operasi perdagangan luar negeri Rusia terus meningkat. Sementara pembayaran dalam mata uang negara-negara yang tidak bersahabat, yaitu negara-negara yang menjatuhkan sanksi terhadap Rusia menurun," ujar Putin.
Baca Juga: Barat Siapkan Sanksi Baru, Blokade Kerja Sama China dengan Rusia
MOEX tak menampik, penangguhan perdagangan dalam dolar dan euro mempengaruhi perdagangan mata uang asing dan logam mulia serta perdagangan saham dan uang di pasar perdagangan publik terbesar di Rusia. Namun tidak berpengaruh terhadap keseluruhan instrumen keuangan lain dan tetap beroperasi. Pasar derivatif juga tidak terpengaruh oleh sanksi tersebut dan perdagangan berlangsung normal.
(nng)
Lihat Juga :