Rusia dan Vietnam Kompak Buang Dolar, Putin Puji Dedolarisasi di Asia

Kamis, 20 Juni 2024 - 07:41 WIB
"Transaksi semacam itu menyumbang lebih dari 40% dari perdagangan bilateral tahun lalu dan pada kuartal pertama tahun ini porsinya meningkat menjadi hampir 60%," kata pemimpin Rusia itu dilansir dari Russian Today, Kamis (20/6/2024).

Putin menegaskan bahwa itu sejalan dengan tren global untuk menghapuskan penggunaan mata uang yang didiskreditkan secara luas dalam perdagangan dan investasi internasional.

Putin mengakui pentingnya Bank Patungan Vietnam-Rusia, yang didirikan oleh kedua negara pada tahun 2006 dengan tujuan memperkuat hubungan ekonomi mereka.

Mengutip statistik resmi, presiden Rusia mengatakan bahwa perdagangan bilateral meningkat 8% pada tahun 2023 dan terus tumbuh, dan menambahkan bahwa sektor energi tetap menjadi bidang kerja sama yang penting secara strategis.

"Makanan, sumber daya mineral, mesin, dan peralatan diekspor ke Vietnam. Banyak barang Vietnam, termasuk pakaian, buah-buahan, sayuran, dan produk pertanian lainnya, diminati di pasar Rusia," kata Putin, memuji peran perjanjian perdagangan ekonomi bebas antara Uni Ekonomi Eurasia yang dipimpin Rusia dan Vietnam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!