Coldplay Hanya Konser Sehari di Indonesia, Jokowi Akui Perizinan Masih Ruwet
Senin, 24 Juni 2024 - 13:26 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui, urusan perizinan masih ruwet hingga menjadi sebab kenapa konser band Coldplay di Indonesia hanya diselenggarakan satu hari. Foto/Dok
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) mengakui, urusan perizinan masih ruwet hingga menjadi sebab kenapa konser band Coldplay di Indonesia hanya diselenggarakan satu hari. Hal itu sangat jauh bila dibandingkan dengan Singapura, dimana konser Coldplay diselenggarakan selama 6 hari.
"Saya ingat konser Coldplay. Indonesia dapat, memang dapat. Tapi hanya 1 hari, hanya 1 hari. Singapura dapat 4 hari. Penuh tambah lagi jadi 5 hari. Penuh, tambah lagi jadi 6 hari," kata kJokowi dalam sambutannya pada Peresmian Digitalisasi Layanan Penyelenggaraan Event, The Tribrata, Jakarta, Senin (24/6/2024).
Baca Juga: Titah Jokowi: Perizinan di Kawasan Industri Hijau Rampung dalam Hitungan Jam
Jokowi meyakini bahwa warga Indonesia banyak yang menonton ke Singapura. Sebab, penjualan tiket di Indonesia sangat terbatas dan hanya untuk satu hari. Dirinya pun menyebut urusan perizinan ruwet yang membuat konser Coldplay hanya dilangsungkan sehari.
"Saya ingat konser Coldplay. Indonesia dapat, memang dapat. Tapi hanya 1 hari, hanya 1 hari. Singapura dapat 4 hari. Penuh tambah lagi jadi 5 hari. Penuh, tambah lagi jadi 6 hari," kata kJokowi dalam sambutannya pada Peresmian Digitalisasi Layanan Penyelenggaraan Event, The Tribrata, Jakarta, Senin (24/6/2024).
Baca Juga: Titah Jokowi: Perizinan di Kawasan Industri Hijau Rampung dalam Hitungan Jam
Jokowi meyakini bahwa warga Indonesia banyak yang menonton ke Singapura. Sebab, penjualan tiket di Indonesia sangat terbatas dan hanya untuk satu hari. Dirinya pun menyebut urusan perizinan ruwet yang membuat konser Coldplay hanya dilangsungkan sehari.
Lihat Juga :