Kemenparekraf Akselerasi Pembiayaan Teknologi Finansial bagi Pelaku Parekraf
Rabu, 03 Juli 2024 - 13:27 WIB
selain Anggara Hayun, Roadshow FIFTY di Yogyakarta juga menghadirkan beberapa narasumber lain diantaranya : Rezza Zulkasi (CEO LBS Urun Dana), Michael Chrismala (Business Acquisition Bizhare), Harza Sandityo (Direktur Utama & Co- Founder ALAMI Sharia), Rafika Rahim (Direktur Utama MBN Consulting), Novendy Chen (Co-Founder and CEO Olsera), dan Ahmad Faiz (Senior Business Development Mekari Jurnal).
Baca Juga: IniCapaian Kemenparekraf di 2023, Kunjungan Wisatawan Mancanegara Nyaris 9,5 Juta
Pemerintah Provinsi Yogyakarta juga sangat mengapresiasi pelaksanaan FIFTY Roadshow 2024 di Yogyakarta, dalam sambutannya Kepala Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Singgih Raharjo menyampaikan bahwa teknologi finansial dan digitalisasi bisnis memiliki peranan penting dalam menciptakan lapangan kerja di masa depan dalam keterkaitan rantai nilai pariwisata dan ekonomi kreatif di Yogyakarta.
Digitalisasi dan inovasi bisnis, adalah solusi berkelanjutan dalam mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif global. Melalui FIFTY 2024 diharapkan dapat mengakselerasi penyaluran pembiayaan ke pelaku industri parekraf Indonesia, sehingga memberikan dampak dan manfaat yang seluas-luasnya bagi pengembangan industri parekraf di Indonesia serta mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Baca Juga: IniCapaian Kemenparekraf di 2023, Kunjungan Wisatawan Mancanegara Nyaris 9,5 Juta
Pemerintah Provinsi Yogyakarta juga sangat mengapresiasi pelaksanaan FIFTY Roadshow 2024 di Yogyakarta, dalam sambutannya Kepala Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Singgih Raharjo menyampaikan bahwa teknologi finansial dan digitalisasi bisnis memiliki peranan penting dalam menciptakan lapangan kerja di masa depan dalam keterkaitan rantai nilai pariwisata dan ekonomi kreatif di Yogyakarta.
Digitalisasi dan inovasi bisnis, adalah solusi berkelanjutan dalam mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif global. Melalui FIFTY 2024 diharapkan dapat mengakselerasi penyaluran pembiayaan ke pelaku industri parekraf Indonesia, sehingga memberikan dampak dan manfaat yang seluas-luasnya bagi pengembangan industri parekraf di Indonesia serta mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia.
(nng)
Lihat Juga :