Era Green Economy, Generasi Muda Harus Memiliki Kompetensi Hijau

Rabu, 03 Juli 2024 - 22:47 WIB
”Tidak kalah penting juga bagi angkatan kerja muda untuk dapat aktif mengadopsi gaya hidup berkelanjutan dan menjadi agen perubahan (agent of change),” tambahnya.

Titik berat kolaborasi YEIBHI dan GETI untuk generasi muda dengan kompetensi hijau merujuk pada fenomena bonus demografi Indonesia. Di mana antara 2020-2035 diperkirakan hampir seperempat penduduk Indonesia atau 64,16 juta jiwa penduduk adalah pemuda.

Dapat dipastikan, tulang punggung era green economy adalah generasi muda yang saat ini banyak tersebar dalam lembaga pemerintahan, perusahaan swasta atau kalangan start-up. “Untuk melakukan akselerasi lahirnya pemimpin muda dengan kompetensi hijau, perlu didukung dengan format pelatihan dan sarana infrastruktur kelas pelatihan berbasis digital sehingga menjadi lebih menarik dan mampu menjangkau banyak peserta untuk belajar dimana dan kapan saja,” jelas Direktur Business Development GETI Divera Wicaksono.

Pelatihan “Optimalisasi Kompetensi Hijau secara Berkelanjutan” juga mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Dengan demikian kualitas lulusan pelatihan memiliki tolak ukur yang diakui secara nasional dan internasional terkait pengunaan berbagai instrumen selaras perubahan iklim global.

Dalam booth Green Economy Expo 2024, YEIBHI dan GETI juga menghadirkan aneka produk inovatif yang ramah lingkungan dan salah satunya berbahan dasar biokomposit. Produk biokomposit adalah material yang dibuat dari kombinasi biomassa dan polimer, yang memiliki sifat ramah lingkungan dan dapat didaur ulang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!