Era Keemasan BRICS Dimulai, China Buang Obligasi AS Rp860 Triliun
Jum'at, 12 Juli 2024 - 15:40 WIB
Greyerz menjelaskan bahwa negara-negara BRICS semakin banyak membeli emas sementara Bank Sentral mereka membuang Treasury AS di pasar. Ia memprediksi bahwa akan tiba saatnya bank sentral memegang lebih sedikit dolar AS dan memiliki lebih banyak emas untuk melindungi ekonomi mereka.
"Saat kita memasuki era keemasan dengan negara-negara BRICS yang meningkatkan pembelian mereka secara terus menerus dan bank-bank sentral menjual Treasury AS untuk membeli emas. Tidak ada negara dan Bank Sentral yang akan menyimpan dolar di masa depan sebagai aset cadangan. Emas fisik adalah satu-satunya aset cadangan yang tepat, seperti yang telah terjadi sepanjang sejarah," kata Greyerz dikutip dari Watcher Guru, Jumat (12/7/2024).
Baca Juga: Dikerjai Rusia, Senjata Canggih Barat Menjadi Tak Berguna dalam Perang Rusia
Langkah tersebut akan berdampak drastis pada perdagangan global dan memperkuat mata uang lokal dan ekonomi asli negara-negara berkembang. Di sisi lain, ekonomi AS akan terpukul pertama kali dan berusaha keras untuk melindungi kepentingannya.
"Saat kita memasuki era keemasan dengan negara-negara BRICS yang meningkatkan pembelian mereka secara terus menerus dan bank-bank sentral menjual Treasury AS untuk membeli emas. Tidak ada negara dan Bank Sentral yang akan menyimpan dolar di masa depan sebagai aset cadangan. Emas fisik adalah satu-satunya aset cadangan yang tepat, seperti yang telah terjadi sepanjang sejarah," kata Greyerz dikutip dari Watcher Guru, Jumat (12/7/2024).
Baca Juga: Dikerjai Rusia, Senjata Canggih Barat Menjadi Tak Berguna dalam Perang Rusia
Langkah tersebut akan berdampak drastis pada perdagangan global dan memperkuat mata uang lokal dan ekonomi asli negara-negara berkembang. Di sisi lain, ekonomi AS akan terpukul pertama kali dan berusaha keras untuk melindungi kepentingannya.
(nng)
Lihat Juga :