Indonesia dan China Kompak Kebut Dedolarisasi, Penggunaan Mata Uang Lokal 80,6%

Rabu, 17 Juli 2024 - 20:18 WIB
Indonesia dengan China semakin gencar melakukan dedolarisasi, dimana Bank Indonesia (BI) mencatat adanya peningkatan jumlah transaksi menggunakan uang lokal (Local Currency Transaction) kedua negara. Foto/Dok
JAKARTA - Indonesia dengan China semakin gencar melakukan dedolarisasi , dimana Bank Indonesia (BI) mencatat adanya peningkatan jumlah transaksi menggunakan mata uang lokal (Local Currency Transaction) Indonesia dengan China .

Baca Juga: Menilik Awal Dedolarisasi: Langkah Bertahap China Buang USD



Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti mengatakan, transaksi menggunakan mekanisme LCT antara Indonesia dengan China mencapai USD887,43 juta atau meningkat 80,6% dibandingkan Juni 2023.

"Tentang LCT, trennya terus mengalami peningkatan, bahkan China yang beberapa saat kemarin agak meredup karena ekonomi mereka yang masih struggling, nah per 2 bulan terakhir terus mengalami peningkatan," kata Destry dalam konferensi pers pengumuman hasil RDG BI Bulan Juli 2024 di Jakarta, Rabu (17/7/2024).

Baca Juga: Pengaruh Putin, Tetangga Indonesia Ingin Merdeka dari Dolar AS

Secara kumulatif, lanjut Destry, implementasi LCT sejak Januari hingga Juni mencapai USD4,7 miliar atau sekitar Rp75,20 triliun, atau naik sebesar 45,7% dibanding periode yang sama tahun lalu. "Dibanding periode yang sama tahun lalu yang baru mencapai USD3,22 miliar," sebut dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!