Indonesia Bakal Kedatangan Impor Buah Strawberry dan Peach dari Korsel
Jum'at, 26 Juli 2024 - 21:13 WIB
Indonesia akan kedatangan impor strawberry dari Korsel. FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - Pemerintah Korea Selatan ( Korsel ) terus mendorong produk-produk makanan dan minumannya masuk ke Indonesia. Seperti buah strawberry dan peach yang cukup terkenal di Korsel.
"Kita Agustus akan siapkan ekspor buah peach yang memiliki kualitas terbaik dari Korsel lalu di bulan Oktober buah stawberry," ujar Kepala Perwakilan Korea Agro-Fisheries & Food Trade Corporation, Lee Seung Hoon, di JIEXPO, Kemayoran, Jakarta, Jumat (26/7/2024).
Dia mengatakan produk makanan dari Korsel memiliki cita rasa berbeda. Sebab itu, pihaknya optimistis bisa terus bersaing.
"Korea Selatan terkenal dengan makananannya yang manis dan harga terjangkau. Jadi banyak diminati dan kualitasnya juga bagus," jelasnya.
Baca Juga: 50 Idol K-Pop Terpopuler Juli 2024, Top 10 cuma Ada 3 Member Boy Group
Dia menargetkan nilai transaksi USD3 juta dalam acara Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2024. Hal ini dikarenakan banyaknya kerjasama dengan perusahaan Indonesia dalam memperkenalkan produk makanan Indonesia. "Saat ini nilai transaksi kerjasama kita mencapai USD3 juta dan sudah terkumpul USD5 juta," kata dia.
"Kita Agustus akan siapkan ekspor buah peach yang memiliki kualitas terbaik dari Korsel lalu di bulan Oktober buah stawberry," ujar Kepala Perwakilan Korea Agro-Fisheries & Food Trade Corporation, Lee Seung Hoon, di JIEXPO, Kemayoran, Jakarta, Jumat (26/7/2024).
Dia mengatakan produk makanan dari Korsel memiliki cita rasa berbeda. Sebab itu, pihaknya optimistis bisa terus bersaing.
"Korea Selatan terkenal dengan makananannya yang manis dan harga terjangkau. Jadi banyak diminati dan kualitasnya juga bagus," jelasnya.
Baca Juga: 50 Idol K-Pop Terpopuler Juli 2024, Top 10 cuma Ada 3 Member Boy Group
Dia menargetkan nilai transaksi USD3 juta dalam acara Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2024. Hal ini dikarenakan banyaknya kerjasama dengan perusahaan Indonesia dalam memperkenalkan produk makanan Indonesia. "Saat ini nilai transaksi kerjasama kita mencapai USD3 juta dan sudah terkumpul USD5 juta," kata dia.
Lihat Juga :