Ukraina Cari Siasat Mengurangi Pembayaran Utang Rp323,5 Triliun
Kamis, 01 Agustus 2024 - 16:27 WIB
Menteri Keuangan Ukraina, Sehriy Marchenko sebelumnya memuji kesepakatan dengan pemegang obligasi. Tetapi dia juga mengatakan, bahwa negosiasi itu tidak mudah, mengutip "perbedaan signifikan" dalam penilaian situasi yang dihadapi Ukraina.
Sebelumnya proposal awal Ukraina, yang meminta pengurangan hingga 60% dari nilai obligasinya, ditolak oleh para kreditor, yang membalas dengan saran pemotongan hanya sekitar 22%. Pemerintah juga telah mengajukan skenario-skenario potensial lainnya, termasuk "struktur dasar yang diubah" yang menawarkan syarat-syarat yang lebih menguntungkan, meskipun ini belum diusulkan secara resmi.
Ukraina masih di bawah ancaman kemungkinan gagal bayar di bulan Agustus, kecuali jika bisa melanjutkan pembayaran utang atau mendapatkan perpanjangan moratorium utang saat ini. Dukungan IMF yang sedang berlangsung dapat terancam jika tingkat utang Ukraina dianggap tidak berkelanjutan, memberikan tekanan tambahan pada stabilitas keuangan negara.
Sebelumnya proposal awal Ukraina, yang meminta pengurangan hingga 60% dari nilai obligasinya, ditolak oleh para kreditor, yang membalas dengan saran pemotongan hanya sekitar 22%. Pemerintah juga telah mengajukan skenario-skenario potensial lainnya, termasuk "struktur dasar yang diubah" yang menawarkan syarat-syarat yang lebih menguntungkan, meskipun ini belum diusulkan secara resmi.
Ukraina masih di bawah ancaman kemungkinan gagal bayar di bulan Agustus, kecuali jika bisa melanjutkan pembayaran utang atau mendapatkan perpanjangan moratorium utang saat ini. Dukungan IMF yang sedang berlangsung dapat terancam jika tingkat utang Ukraina dianggap tidak berkelanjutan, memberikan tekanan tambahan pada stabilitas keuangan negara.
(akr)
Lihat Juga :