Ekspor Mobil Listriknya Digetok Tarif, China Adukan UE ke WTO
Sabtu, 10 Agustus 2024 - 07:05 WIB
Pemerintah China berpendapat bahwa keputusan awal UE tidak memiliki dasar faktual dan hukum, melanggar peraturan WTO secara serius, dan melemahkan kerja sama global dalam perubahan iklim.
"Kami mendesak UE untuk segera memperbaiki praktik salahnya dan bersama-sama menjaga stabilitas kerja sama ekonomi dan perdagangan China-UE serta rantai pasokan dan industri kendaraan listrik," ungkap kementerian tersebut seperti dilansir Russia Today, Sabtu (10/8/2024).
Pemberlakuan tarif oleh UE pada awal bulan Juli menyusul investigasi yang diluncurkan tahun lalu oleh Komisi Eropa terhadap klaim bahwa subsidi memungkinkan kendaraan listrik China dijual dengan harga yang jauh lebih rendah daripada harga yang diproduksi di blok tersebut.
Baca Juga: Pesawat Penumpang Jatuh di Sao Paulo, Brasil, Video Saksi Mata Bermunculan
Berdasarkan hasil penyelidikan, komisi tersebut menyimpulkan bahwa "rantai nilai" kendaraan listrik baterai (BEV) di China mendapat manfaat dari subsidi yang tidak adil, yang menyebabkan ancaman kerugian ekonomi bagi para produsen mobil di Uni Eropa. Keputusan pasti mengenai tarif akan jatuh tempo pada bulan November mendatang.
"Kami mendesak UE untuk segera memperbaiki praktik salahnya dan bersama-sama menjaga stabilitas kerja sama ekonomi dan perdagangan China-UE serta rantai pasokan dan industri kendaraan listrik," ungkap kementerian tersebut seperti dilansir Russia Today, Sabtu (10/8/2024).
Pemberlakuan tarif oleh UE pada awal bulan Juli menyusul investigasi yang diluncurkan tahun lalu oleh Komisi Eropa terhadap klaim bahwa subsidi memungkinkan kendaraan listrik China dijual dengan harga yang jauh lebih rendah daripada harga yang diproduksi di blok tersebut.
Baca Juga: Pesawat Penumpang Jatuh di Sao Paulo, Brasil, Video Saksi Mata Bermunculan
Berdasarkan hasil penyelidikan, komisi tersebut menyimpulkan bahwa "rantai nilai" kendaraan listrik baterai (BEV) di China mendapat manfaat dari subsidi yang tidak adil, yang menyebabkan ancaman kerugian ekonomi bagi para produsen mobil di Uni Eropa. Keputusan pasti mengenai tarif akan jatuh tempo pada bulan November mendatang.
Lihat Juga :