Ambyar, Sri Mulyani Akui Asumsi Makro Banyak Meleset

Selasa, 25 Agustus 2020 - 12:59 WIB
"Semuanya lebih rendah dari APBN awal dan inflasi lebih rendah dari APBN awal, diakui bahwa ini adalah suatu yang cukup berat," kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KiTa secara virtual, Selasa (25/8/2020).

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hingga Juli juga tercatat di level Rp14.608, angka ini lebih tinggi dari yang dipatok dalam APBN di level Rp14.400. Suku bunga SBN juga tercatat lebih tinggi dari APBN, yakni 3,29% hingga Juli 2020.

(Baca Juga: Waduh, Sri Mulyani Akui Bakal Berat Pulihkan Ekonomi)

Sedangkan untuk harga minyak mentah Indonesia (ICP) hingga Juli sebesar USD39,98 per barel, jauh lebih rendah dari target APBN yang mencapai USD63 per barel. Lifting minyak juga tercatat sekitar 714.000 bph dan lifting gas sekitar 987.000 barel setara minyak per hari. Keduanya juga meleset dari target APBN.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!