Lapangan Migas Raksasa Ini Segera Dikembangkan, Investasi Capai Rp280 Triliun

Minggu, 25 Agustus 2024 - 09:59 WIB
"Ini adalah salah satu upaya untuk meningkatkan produksi migas dan implementasi salah satu strategi yaitu mengonversi sumber daya ke produksi," tegas Hudi.

Pemerintah berharap persetujuan POD Lapangan Pertama Geng North WK North Ganal dan Lapangan Gehem WK Ganal dan WK Rapak ini semakin meningkatkan gairah investasi di sektor hulu migas. Hudi menuturkan, dengan persetujuan POD ini, maka akan ada investasi raksasa yang masuk ke Indonesia.

Diperkirakan, biaya investasi (di luar sunk cost) sebesar USD11.847 juta dan biaya operasi (termasuk biaya ASR, PPN dan PBB) sebesar USD5.643 juta. Sehingga, total keseluruhan investasi untuk pengembangan lapangan ini mencapai USD17.490 juta atau sekitar Rp280 triliun (kurs Rp16.000 per USD). Adapun untuk total sunk cost WK North Ganal dan WK Rapak ditetapkan sebesar USD859 juta. "Investasi Rp280 triliun tentu sangat besar karena 2,5 kali lebih besar daripada investasi kereta cepat Jakarta-Bandung yang sekitar Rp112 triliun," cetusnya.

Sementara itu, potensi pendapatan secara keseluruhan (gross revenue) dari lapangan ini diperkirakan mencapai sekitar USD39.457 juta atau setara dengan Rp631 triliun. Dari pendapatan tersebut, alokasi bagian Pemerintah sebesar USD12.993 juta atau setara dengan Rp208 triliun atau sekitar 31,5% dari gross revenue. Adapun bagian kontraktor adalah USD8.128 juta atau sekitar 19,7% dari gross revenue, dan biaya cost recovery sebesar USD18.336 juta atau sekitar 44,4%.

Baca Juga: Perang Sengit, Hamas Habisi 2 Jenderal dan 1 Letnan Kolonel Israel
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!