Askrindo Muda Beri Dampak Sosial melalui Relawan Bakti BUMN
Selasa, 03 September 2024 - 05:30 WIB
Dari rangkaian tahapan seleksi, terdapat empat Askrindo Muda yang terpilih menjadi bagian dari 100 Relawan BUMN yang berkontribusi bagi Indonesia. Empat Askrindo Muda yang diberangkatkan sebagai Relawan di berbagai wilayah Indonesia, yaitu Yuni Naomi (Nias, Sumatera Utara), Rizki Kurniawan (Bangka, Kep. Bangka Belitung), Sri Rejeki Retno (Lembata, Nusa tenggara Timur), dan Laili Ana (Halmahera, Maluku Utara).
Yuni Naomi, salah satu perwakilan Askrindo Muda sebagai Relawan Bakti BUMN Batch VI di Nias, Sumatera Utara, mengatakan bahwa kegiatan Program Bakti BUMN mendukung berbagai program pemberdayaan dan pembangunan di Desa Hilisimaetano.
“Mewakili Askrindo sebagai Relawan Bakti BUMN, saya dapat langsung berkontribusi dalam mengajar siswa, melakukan pengecatan ruang kelas, memberikan edukasi pengelolaan sampah, mendampingi diskusi terkait UMKM, serta ikut serta dalam revitalisasi gedung sekolah dan rumah warga,” kata Yuni.
Dalam partisipasinya, kegiatan-kegiatan tersebut memiliki dampak langsung terhadap peningkatan fasilitas pendidikan, pengelolaan lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di Desa Hilisimaetano.
Di sisi lain, Sri Rejeki Retno, perwakilan Askrindo Muda yang menjadi Relawan di Desa Hadakewa, Nusa Tenggara Timur, mengatakan bahwa menjadi bagian dari Relawan Bakti BUMN dapat langsung untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat setempat.
“Di Desa Hadakewa, kegiatan diisi dengan program pertanian berkelanjutan, pelatihan tata rias dan penampilan, revitalisasi taman literasi, serta perlombaan dan sharing bersama warga. Selain itu juga berfokus pada pelatihan pengembangan wastra dan tenun, serta digitalisasi pariwisata. Kami juga mengadakan pelatihan mitigasi bencana, perlombaan 17 Agustus, dan menutup acara dengan pesta rakyat bersama warga Desa Wowong,” tutur Sri.
Kegiatan ini mencerminkan upaya BUMN dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui edukasi, pemberdayaan ekonomi, pelestarian budaya, dan pengembangan sektor pariwisata lokal.
Yuni Naomi, salah satu perwakilan Askrindo Muda sebagai Relawan Bakti BUMN Batch VI di Nias, Sumatera Utara, mengatakan bahwa kegiatan Program Bakti BUMN mendukung berbagai program pemberdayaan dan pembangunan di Desa Hilisimaetano.
“Mewakili Askrindo sebagai Relawan Bakti BUMN, saya dapat langsung berkontribusi dalam mengajar siswa, melakukan pengecatan ruang kelas, memberikan edukasi pengelolaan sampah, mendampingi diskusi terkait UMKM, serta ikut serta dalam revitalisasi gedung sekolah dan rumah warga,” kata Yuni.
Dalam partisipasinya, kegiatan-kegiatan tersebut memiliki dampak langsung terhadap peningkatan fasilitas pendidikan, pengelolaan lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di Desa Hilisimaetano.
Di sisi lain, Sri Rejeki Retno, perwakilan Askrindo Muda yang menjadi Relawan di Desa Hadakewa, Nusa Tenggara Timur, mengatakan bahwa menjadi bagian dari Relawan Bakti BUMN dapat langsung untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat setempat.
“Di Desa Hadakewa, kegiatan diisi dengan program pertanian berkelanjutan, pelatihan tata rias dan penampilan, revitalisasi taman literasi, serta perlombaan dan sharing bersama warga. Selain itu juga berfokus pada pelatihan pengembangan wastra dan tenun, serta digitalisasi pariwisata. Kami juga mengadakan pelatihan mitigasi bencana, perlombaan 17 Agustus, dan menutup acara dengan pesta rakyat bersama warga Desa Wowong,” tutur Sri.
Kegiatan ini mencerminkan upaya BUMN dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui edukasi, pemberdayaan ekonomi, pelestarian budaya, dan pengembangan sektor pariwisata lokal.
Lihat Juga :