IHSG Hari Ini Berpeluang Menguji Level 7.770 usai Cetak Rebound
Kamis, 05 September 2024 - 08:16 WIB
Baca Juga: IHSG Hari Ini Dibuka Merosot ke 7.577, Transaksi Awal Rp451,21 Miliar
Adapun, penurunan impor disebabkan oleh kecenderungan penurunan harga minyak di pekan terakhir Agustus 2024. Sementara penurunan ekspor sejalan dengan pelemahan indeks manufaktur secara global di Agustus 2024.
“Kondisi ini diperkirakan membantu menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, meski secara kontribusi ke pertumbuhan ekonomi tidak terlalu bagus,” imbuh Valdy.
Dari eksternal, pasar akan mengantisipasi data indeks sektor jasa di Euro Area, Jerman dan Inggris. Pasar juga mencermati ekspektasi pelebaran defisit neraca dagang Amerika Serikat (AS) di Juli 2024.
Sejumlah saham dapat diperhatikan pada hari ini antara lain, PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Indosat Tbk (ISAT), PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA), PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES), dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI).
Adapun, penurunan impor disebabkan oleh kecenderungan penurunan harga minyak di pekan terakhir Agustus 2024. Sementara penurunan ekspor sejalan dengan pelemahan indeks manufaktur secara global di Agustus 2024.
“Kondisi ini diperkirakan membantu menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, meski secara kontribusi ke pertumbuhan ekonomi tidak terlalu bagus,” imbuh Valdy.
Dari eksternal, pasar akan mengantisipasi data indeks sektor jasa di Euro Area, Jerman dan Inggris. Pasar juga mencermati ekspektasi pelebaran defisit neraca dagang Amerika Serikat (AS) di Juli 2024.
Sejumlah saham dapat diperhatikan pada hari ini antara lain, PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Indosat Tbk (ISAT), PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA), PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES), dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI).
(akr)
Lihat Juga :