Faisal Basri, Ekonom Pemberani Pimpin Pembubaran Petral di Pertamina

Kamis, 05 September 2024 - 15:42 WIB
Semasa menjadi Menteri ESDM, Sudirman Said meminta Faisal Basri menjadi Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas atau sering disebut Tim Antimafia Migas. Tim ini juga melibatkan dosen dari Universitas Gajah Mada (UGM) Fahmy Radhi hingga sejumlah tokoh. Faisal Basri bergerak cepat memimpin Tim Reformasi Tata Kelola Migas yang berujung pada pembubaran Petral unit usaha PT Pertamina (Persero).

"Kejujuran, keteguhan dan kompetensi yang dimiliki, saya meminta Faisal Basri memimpin Tim Reformasi Tata Kelola Migas. Tim ini dibentuk untuk membenahi sektor migas dan menangani isu mafia migas. Kita semua kehilangan orang baik dan kuat memegang prinsip," ujar Sudirman Said saat dihubungi SINDOnews, Kamis (5/9/2024).

Sebagai akademisi, Faisal Basri mendedikasikan hidupnya dengan mengajar. Mengutip laman Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI), Faisal Basri mengabdikan diri sebagai dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia sejak tahun 1981 hingga tutup usia.

Faisal Basri telah meninggalkan jejak yang tak terhapuskan dalam bidang ekonomi dan politik Indonesia. Kiprah Faisal Basri di dunia ekonomi telah dimulai sejak ia bergabung sebagai anggota tim "Pembangunan Ekonomi Dunia" di bawah Asisten Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Kedua pada 1985-1987.

Baca Juga: Profil Ekonom Senior Faisal Basri, Meninggal Dunia di Usia 65 Tahun
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!