Trimegah Sekuritas Akui Pandemi Berdampak Negatif pada Kinerjanya
Kamis, 27 Agustus 2020 - 07:35 WIB
Kegiatan penjualan reksa dana yang dilakukan perseroan sebagai agen penjual efek reksa dana (APERD) juga tumbuh positif. Di akhir 2019 jumlah produk reksa dana yang dijual melalui perseroan berjumlah 112 produk dari 22 manajer investasi, dengan dana kelolaan mencapai Rp2,08 triliun, tumbuh 15% dari Rp1,8 triliun pada akhir 2018. ( Baca juga:Inilah Tiga Vaksin China yang akan Digunakan di Indonesia )
"Kami bersyukur bahwa strategi Trimegah Sekuritas menjadi APERD bagi berbagai produk reksa dana mendapat tanggapan sangat baik dari nasabah. Selain dana kelolaan yang meningkat, jumlah manajer investasi yang bergabung dan produk reksa dana yang dijual perseroan juga terus bertambah dan semakin variatif," ungkapnya.
Kondisi perkonomian dan pasar modal tahun 2020 akan lebih berat dibandingkan dengan 2019. Di tengah tantangan tersebut, perseroan akan terus berupaya secara maksimal dalam semua lini usahanya, dengan mengedepankan layanan secara digital dan edukasi, sambil menerapkan prinsip kehati-hatian secara disiplin dalam semua aspek.
"Kami bersyukur bahwa strategi Trimegah Sekuritas menjadi APERD bagi berbagai produk reksa dana mendapat tanggapan sangat baik dari nasabah. Selain dana kelolaan yang meningkat, jumlah manajer investasi yang bergabung dan produk reksa dana yang dijual perseroan juga terus bertambah dan semakin variatif," ungkapnya.
Kondisi perkonomian dan pasar modal tahun 2020 akan lebih berat dibandingkan dengan 2019. Di tengah tantangan tersebut, perseroan akan terus berupaya secara maksimal dalam semua lini usahanya, dengan mengedepankan layanan secara digital dan edukasi, sambil menerapkan prinsip kehati-hatian secara disiplin dalam semua aspek.
(uka)
Lihat Juga :