Survei Seismik 3D X-Ray Marine Nodal Tuntas, PEP Berharap Tambah Cadangan 180 MMSTB

Kamis, 27 Agustus 2020 - 17:49 WIB
Lebih jauh dari itu, data seismik dapat membantu dalam memetakan sebaran reservoir batu pasir Formasi Talangakar, lalu reservoir carbonate di Formasi Baturaja serta dapat memvalidasi potensi di Formasi Cibulakan. Kegiatan survei ini mencatatkan lebih dari 90.000 jam kerja selamat, 0 LTI dan 0 kasus Covid-19, volume permukaan 302 km2 yang melingkupi 182 km2 full fold area dan berhasil diselesaikan dalam jangka waktu 42 hari operasi.

Novy Hendri menyampaikan, pelaksanaan survey seismik 3D lapangan X-Ray cukup kompleks karena melibatkan banyak instrumen, diantaranya 1 kapal source, 2 kapal Node Handling Vessel, 2 Acousting pinging vessel, 1 Chase boat, 1 Logistic boat, dan 2 sea truck sebagai kapal pendukung.

Tahap persiapan survei tersebut dilakukan selama 3 bulan dengan koordinasi dan komunikasi yang intensif secara daring antara Pertamina EP dan PT Elnusa. "Ini kolaborasi yang luar biasa, dilakukan 100% oleh anak bangsa yang semuanya bekerja selama 24 jam. Saya sangat mengapresiasi komitmen semua fungsi yang terlibat dalam Project ini," ucap Novy.

Novy juga menceritakan bahwa tim berhasil mengatasi berbagai hambatan dan kesulitan yang ada selama pelaksanaan survei, diantaranya harus menjaga keamanan dan keselamatan operasional 4 platform utama X Ray, yaitu Xma, Xa-Xd, dan Xb, mooring buoy, gas turbin Xa process, ditambah terdapat jaringan pipa bawah permukaan yang berusia lebih dari 40 tahun.

Lebih jauh lagi Novy menerangkan bahwa persiapan yang baik, mulai dari tahapan pre-mobilisasi menjadi kunci sukses dalam membuat strategi operasi yang sistematis dan mengedepankan aspek keselamatan. Sehingga hasil survey yang didapat optimal serta diselesaikan tepat waktu.

Hal senada disampaikan Asset 3 General Manager Pertamina EP Wisnu Hindadari. Dia mengungkapkan, tantangan terberat diantaranya cuaca buruk di Laut Jawa, adanya perbaikan jalur pipa bawah laut MOL XAP-BLG, adanya platform yang memiliki gas turbin yang sangat sensitif terhadap getaran, serta kondisi pipa bawah laut yang sudah cukup berumur.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!