Pasien IMF sejak 1958, Pakistan Kembali Dapatkan Pinjaman Rp105,5 Triliun

Kamis, 26 September 2024 - 21:35 WIB
Baca Juga: Banyak Negara Berjuang Atasi Krisis, Jokowi : 96 Negara Jadi Pasien IMF

Pakistan mengandalkan pinjaman IMF untuk memenuhi kebutuhannya selama beberapa dekade dan terus berjuang setelah bertahun-tahun salah urus keuangan. Tahun lalu, negara ini berada di ambang gagal bayar utangnya dan hampir tidak memiliki cukup mata uang asing untuk membayar impor selama sebulan.

Sebelumnya IMF menyetujui bailout senilai USD3 miliar untuk Pakistan pada Juli 2023. Selain itu, mereka juga menerima dana dari sekutunya yakni Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA).

Pada saat itu, Sharif mengatakan, bailout adalah langkah terbesar dalam upaya untuk menstabilkan ekonomi. "Ini memperkuat posisi ekonomi Pakistan untuk mengatasi tantangan ekonomi jangka pendek hingga menengah," katanya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!