Mengintip Keistimewaan Bendungan Rp2,7 Triliun Garapan Waskita di NTT
Selasa, 01 Oktober 2024 - 08:45 WIB
Nantinya kata dia, Proyek Strategis Nasional (PSN) ini juga berfungsi sebagai pengendali banjir pada area hilir bendungan. Disebutkan, Bendungan Temef mampu mereduksi banjir di Kabupaten Malaka sebesar 15%.
Baca Juga: Bendungan Leuwikeris Garapan Waskita Habiskan Rp3,5 T, Mampu Reduksi Banjir 25 Tahunan
Pembangunan Bendungan Temef, kata dia, memiliki keistimewaan dibandingkan bendungan lain. Pasalnya, Proyek Strategis Nasional (PSN) itu menjadi bendungan pertama yang menggunakan teknologi digital In Place Inclinometer (IPI) berupa aplikasi, sehingga memudahkan proses monitoring pekerjaan proyek.
“Proses cetak Riprap Beton pun dilakukan di lokasi proyek, proses ini sebagai solusi alternatif yang berdampak pada penghematan biaya dan quality control,” jelas Ermy. Ia melanjutkan, Bendungan Temef pun cukup unik karena memiliki motif dan gapura yang melambangkan persatuan dari beberapa desa lokal di wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan.
Ia menjelaskan, motif air pada bendungan utama sebagai tempat penampungan air atau main dam menggunakan batu alam yang biasa disebut kefa. Batu itu hanya ada di sekitar Temef atau Kabupaten Kefa.
Baca Juga: Bendungan Leuwikeris Garapan Waskita Habiskan Rp3,5 T, Mampu Reduksi Banjir 25 Tahunan
Pembangunan Bendungan Temef, kata dia, memiliki keistimewaan dibandingkan bendungan lain. Pasalnya, Proyek Strategis Nasional (PSN) itu menjadi bendungan pertama yang menggunakan teknologi digital In Place Inclinometer (IPI) berupa aplikasi, sehingga memudahkan proses monitoring pekerjaan proyek.
“Proses cetak Riprap Beton pun dilakukan di lokasi proyek, proses ini sebagai solusi alternatif yang berdampak pada penghematan biaya dan quality control,” jelas Ermy. Ia melanjutkan, Bendungan Temef pun cukup unik karena memiliki motif dan gapura yang melambangkan persatuan dari beberapa desa lokal di wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan.
Ia menjelaskan, motif air pada bendungan utama sebagai tempat penampungan air atau main dam menggunakan batu alam yang biasa disebut kefa. Batu itu hanya ada di sekitar Temef atau Kabupaten Kefa.
Lihat Juga :